Apa Itu Tekol? — Temu Kolese 2026
Mengenal Temu Kolese

Apa Itu
Tekol?

Mengenal Temu Kolese — ruang perjumpaan bagi siswa-siswi Kolese Jesuit Indonesia untuk bertemu, bersahabat, berefleksi, dan bergerak bersama.

Edisi Tekol 2026
Temu Kolese 2026

Sebagai sebuah Ordo Religius dalam Gereja Katolik, Serikat Jesus Provinsi Indonesia memiliki berbagai karya serikat. Salah satu karya Serikat Jesus Indonesia adalah pendidikan.

Karya pendidikan Serikat Jesus Indonesia pada jenjang pendidikan menengah hadir melalui delapan kolese yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sekolah-sekolah ini tidak hanya menjadi tempat bagi siswa untuk belajar dan mengembangkan kemampuan akademis, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun karakter, kepedulian, persahabatan, dan semangat melayani sesama.

Karena berada dalam satu keluarga pendidikan Jesuit, para siswa dari berbagai kolese memiliki kesempatan untuk saling bertemu dan mengenal satu sama lain melalui Temu Kolese.

01 — APA ITU TEKOL

Sebuah ruang
untuk berjumpa.

Temu Kolese adalah ajang pertemuan bagi siswa-siswi sekolah Kolese Jesuit di seluruh Indonesia.

Temu Kolese, atau Tekol, melibatkan para peserta dari Kolese Gonzaga, Kolese Kanisius, Kolese PIKA, Kolese Loyola, Seminari Mertoyudan, Kolese Mikael, Kolese De Britto, dan Kolese Le Cocq D’Armandville.

Melalui acara Temu Kolese ini para siswa-siswi diajak untuk bertemu dan menjalin persahabatan dalam kegiatan olahraga, kesenian, refleksi dan perutusan.

Temu Kolese
01
Kolese Gonzaga
02
Kolese Kanisius
03
Kolese PIKA
04
Kolese Loyola
05
Seminari Mertoyudan
06
Kolese Mikael
07
Kolese De Britto
08
Kolese Le Cocq D’Armandville

Tekol 2026 akan berlangsung di SMA Kolese Loyola Semarang pada tanggal 12–16 Oktober 2026.

02 — SEJARAH

Dari tiga kolese,
menjadi satu keluarga.

Pada awalnya Temu Kolese diinisiasi oleh para pamong kolese agar para siswa-siswi Kolese Jesuit Indonesia bertemu dan berkolaborasi.

Pater Baskoro Poedjinoegroho, Delegat Pendidikan Serikat Jesus, bercerita bahwa kegiatan ini bermula dari tiga kolese besar: Kolese De Britto, Kolese Loyola, dan Kolese Kanisius.

Ketiga kolese tersebut saling berkunjung dari satu kolese ke kolese lain secara bergantian.

Kemudian para pamong menginisiasi pertemuan seluruh kolese Jesuit Indonesia secara rutin pada tahun 1980-an.

Walau sempat terhenti karena pandemi, Temu Kolese masih berlanjut hingga tahun ini.

02 — PERJUMPAAN Perjumpaan Temu Kolese

Sebuah ruang untuk bertemu

Bertemu. Mengenal.
Bersahabat.

TEMU KOLESE
03 — KEBERSAMAAN Kebersamaan Temu Kolese

Satu keluarga pendidikan Jesuit

03 — TEKOL 2026

Saatnya membuat
keributan.

Temu Kolese tahun 2026 mengangkat tema “Fate Chiasso”.

Tema ini diangkat dari seruan Paus Fransiskus terhadap anak muda: “Buatlah keributan di keuskupan-keuskupan, teriakanlah dengan hatimu” dalam Christus Vivit artikel 143.

TEMU KOLESE 2026

Fate Chiasso

Melalui tema ini, para anak muda diajak untuk berani mengambil risiko dan tidak takut menghadapi tantangan. Anak muda diharapkan menjadi pembawa semangat perubahan bagi masa depan.

04 — BERGERAK Peserta Temu Kolese

Bertemu, bersahabat, dan bergerak bersama

04 — LEBIH DARI PERTEMUAN

Karena sebuah
perjumpaan dapat
mengubah banyak hal.

Temu Kolese bukan hanya tentang berkumpulnya siswa dari berbagai sekolah.

Ia menjadi ruang untuk saling mengenal, membangun persahabatan, berkolaborasi, berefleksi, dan menemukan kembali semangat untuk melayani sesama.

Dari berbagai kolese, berbagai kota, dan berbagai pengalaman, para peserta dipertemukan sebagai bagian dari satu keluarga pendidikan Jesuit.

Dan pada tahun 2026, perjumpaan itu kembali terjadi di Semarang.

THE GATHERING

Temu Kolese 2026

Tempat
SMA Kolese Loyola
Semarang
Tanggal
12 — 16 Oktober
2026

Ini adalah
Temu Kolese.

Bertemu. Mengenal. Bersahabat. Bergerak bersama.